Hukuman adalah bentuk kasih sayang Tuhan.
Hukuman Tuhan bukan bentuk balas dendam, melainkan "disiplin ilahi" atau peringatan.
1. Sebagai Peringatan
Jika tangan terkena api, timbul rasa sakit, sebagai "menghukum" kita agar kita segera menarik tangan dan menghindari kerusakan yang lebih permanen. Begitu pula dengan hukuman spiritual; bertujuan agar manusia sadar sebelum terlambat.
2. Menjaga Orientasi pada Kebenaran
Menyembah berhala adalah menaruh prioritas tertinggi pada harta, kekuasaan, atau hal lainnya lebihdariTuhan. Kadang Tuhan menghancurkan apa yang selama ini diagungkan seseorang untuk:
- Memutus keterikatan seseorang pada hal-hal yang menyesatkan.
- Mengarahkan kembali fokus manusia kepada sumber keselamatan yang sejati.
3. Perspektif Kekekalan
Hidup di dunia bersifat sementara, sedangkan akhirat bersifat kekal.
Jika sebuah penderitaan kecil di dunia bisa mencegah penderitaan besar yang abadi, maka hukuman dari Tuhan adalah bentuk kasih sayang.
Intisari: Dari sudut pandang ini, Tuhan menghukum bukan karena IA membutuhkan penyembahan kita, tapi karena manusia membutuhkan kebenaran agar tidak binasa.
Pintu tobat selalu terbuka sebagai jalan pulang bagi mereka yang menyadari kekeliruannya.
Allah menghukum umat ciptaan-Nya karena IA tidak mau ada yang tersesat dan mengalami hukuman kekal
IA menghukum untuk tujuan kekekalan
IA menghukum agar manusia bertobat dan kembali ke jalan keselamatan
Komentar
Posting Komentar